Della Madalena: Holloway Bisa Kuasai Divisi Welter UFC Jika Mau, Ini Alasannya

kuasai divisi welter - ilustrasi berita Della Madalena: Holloway Bisa Kuasai Divisi Welter UFC Jika Mau, Ini Alasannya
0 0
Read Time:2 Minute, 36 Second

Jack Della Madalena menyatakan keyakinannya bahwa Max Holloway, jika bertekad, “bisa kuasai divisi welter” UFC. Pernyataan itu muncul setelah Holloway menyelesaikan pertandingan kontra Conor McGregor dengan kemenangan cepat dan meyakinkan.

kuasai divisi welter - ilustrasi berita Della Madalena: Holloway Bisa Kuasai Divisi Welter UFC Jika Mau, Ini Alasannya

Kata-kata Della Madalena ini dilaporkan menyusul duel yang berakhir dalam waktu singkat, di mana Holloway meraih TKO pada 1 menit 9 detik. Kepercayaan mantan juara terhadap kemampuan Holloway mendapat perhatian karena keduanya sempat berlatih bersama dalam persiapan menjelang laga tersebut.

Mengapa Della Madalena yakin Holloway bisa kuasai divisi welter

Della Madalena mengatakan kepada media MMA bahwa ia tidak hanya mengharapkan Holloway mampu bertahan di kelas welter, melainkan akan menunjukkan peningkatan kemampuan yang nyata. Menurutnya, gaya bertarung Holloway akan tampil lebih matang dan agresif saat menghadapi lawan di kelas yang lebih berat.

Dalam pengamatannya saat berlatih bersama, Della Madalena menyebut pengalaman itu sebagai sesuatu yang mengejutkan dan berharga. Ia merasa beruntung bisa mengasah kemampuan bersama petarung top seperti Holloway dan yakin kualitas tersebut memungkinkannya bersaing — bahkan mendominasi — petarung di divisi welter jika Holloway benar-benar bertekad maju.

Kemenangan kilat atas McGregor

Pertandingan antara Max Holloway dan Conor McGregor berakhir cepat ketika McGregor mengalami cedera lutut setelah melakukan tendangan terbang kiri. Cedera itu membuat McGregor tak bisa melanjutkan, sehingga kemenangan TKO untuk Holloway tercatat pada menit pertama pertandingan, yaitu 1 menit 9 detik.

Hasil tersebut menegaskan kesiapan Holloway meski baru pertama kali menguji dirinya di kelas welter setelah sebelumnya tampil di kelas bulu dan sempat bertarung di kelas ringan. Penampilan cepat Holloway memicu pujian dari sejumlah pihak, termasuk Della Madalena.

Perjalanan kelas berat Holloway

Max Holloway dikenal sebagai mantan juara divisi featherweight (65.8kg) dan belakangan sempat berlaga di divisi lightweight (70.3kg). Kenaikan ke welterweight menandai debutnya di kelas 77.1kg, sebuah loncatan yang tidak mudah mengingat perbedaan kekuatan dan ukuran lawan di dua kelas tersebut.

Reaksi setelah pertarungan

Setelah pertandingan, Della Madalena yang ikut membantu kamp Holloway menyatakan kegembiraannya melihat sang rekan menang tanpa cedera serius. “Saya benar-benar senang dia menang dengan selamat,” ujar Della Madalena, sambil menambahkan harapan agar Holloway terus maju meraih hasil lebih besar.

Di sisi lain, Holloway juga sempat menyinggung rencana McGregor. Ia menyebut mendengar bahwa McGregor ingin kembali bertarung pada April tahun depan. Holloway mengatakan bahwa ia siap menghadapi siapa pun: “Saya bisa melakukannya. Akan menarik. Saya ingin merasakan sendiri kekuatan welter yang dikatakan orang-orang itu.” Pernyataan itu memperlihatkan kesiapan Holloway untuk menghadapi tantangan di kelas baru.

Potensi dan peluang ke depan

Della Madalena percaya bahwa kombinasi teknik, stamina, dan pengalaman bertarung Holloway membuatnya memiliki potensi untuk menonjol di divisi welter. Ia menilai latihan bersama petarung kelas atas memberi gambaran jelas tentang kemampuan Holloway menghadapi lawan-lawan yang lebih besar secara fisik.

Meskipun tentu banyak faktor yang menentukan dominasi di divisi baru — termasuk lawan, kondisi cedera, dan penyesuaian taktik — keyakinan Della Madalena memperkuat narasi bahwa Holloway memiliki modal untuk bersaing di level tertinggi welterweight UFC jika ia memilih terus melangkah di kelas tersebut.

Catatan akhir

About Post Author

arga.maulana

Arga Maulana merupakan penulis yang berfokus pada olahraga bela diri campuran. Ia mengikuti perkembangan UFC, ONE Championship, ranking petarung, dan berbagai pertarungan besar dunia MMA.
Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %