Pembangunan infrastruktur olahraga dorong harapan pemuda Jammu & Kashmir

infrastruktur olahraga - ilustrasi berita Pembangunan infrastruktur olahraga dorong harapan pemuda Jammu & Kashmir
0 0
Read Time:3 Minute, 15 Second

Investasi untuk infrastruktur olahraga menjadi fokus utama pemerintah Jammu & Kashmir tahun ini, dengan lebih dari 570 proyek sedang direncanakan dan dilaksanakan serta nilai investasi diperkirakan melebihi Rs 650 crore. Langkah ini dimaksudkan untuk memperluas akses fasilitas olahraga bagi pemuda di seluruh wilayah, dari kawasan perkotaan hingga daerah terpencil dan perbatasan.

infrastruktur olahraga - ilustrasi berita Pembangunan infrastruktur olahraga dorong harapan pemuda Jammu & Kashmir

Pada tinjauan triwulan pertama, Komisaris/ Sekretaris Youth Services & Sports, Dr Shahid Iqbal Choudhary, menegaskan bahwa strategi pembangunan fasilitas olahraga selaras dengan visi Khelo Bharat Niti dan bertujuan menciptakan ekosistem yang adil, mudah diakses, dan siap menghadapi masa depan. Rapat yang dipimpin oleh Dr Choudhary dihadiri pejabat tinggi departemen, pejabat distrik, hingga perwakilan badan olahraga setempat.

Skala proyek dan capaian implementasi

Pada 2026-27, Direktorat Youth Services & Sports menangani 315 proyek CapEx yang mencakup 167 pekerjaan berjalan, 140 proyek baru, dan delapan inisiatif non-konstruksi. Selain itu, J&K Sports Council melaksanakan 263 proyek infrastruktur—195 proyek berjalan, 57 proyek baru, serta 11 proyek komponen bencana di bawah SASCI. Evaluasi juga mencakup program bersumber pusat seperti Khelo India Mission, pengeluaran modal dan operasional, hingga pengumuman anggaran yang relevan.

Prioritas infrastruktur olahraga di seluruh wilayah

Strategi pembangunan menekankan pemerataan—menjangkau pusat kota, desa, distrik perbatasan, kawasan suku, daerah pegunungan terpencil, serta pemukiman baru. Arahan Dr Choudhary mengejar tujuan agar setiap pemuda di Jammu & Kashmir memiliki fasilitas olahraga berkualitas dalam jarak yang wajar, sekaligus membangun pusat-pusat unggulan untuk mengasah atlet yang berpotensi bersaing di tingkat nasional dan internasional.

Program unggulan dan jenis fasilitas yang dibangun

Beberapa proyek unggulan yang ditinjau termasuk pengembangan Khel Gaon di Nagrota sebagai pusat multi-olahraga dengan akademi tenis, kantor direksi baru, pusat strength & conditioning, asrama pemuda, dan pemugaran infrastruktur kriket. Rencana lainnya adalah pembangunan Khel Bhawans dan fasilitas residensial terintegrasi di Rajouri, Ramban, Samba, Srinagar, Anantnag, Kulgam, Poonch, Jammu, dan Nagrota; dua Border Sports Academies; serta usulan Pusat Mountaineering & Skiing di Sanasar.

Proyek spesifik oleh J&K Sports Council

J&K Sports Council mengerjakan berbagai infrastruktur teknis, antara lain lapangan sepak bola dan hoki sintetis di Bandhurakh, Jagti, Gassu Hazratbal, Azad Gunj Baramulla, dan Draggad Shopian; fasilitas renang standar Olimpiade dan kolam balita di Gindun Rajbagh; lintasan atletik di Khour, Mendhar, dan Tulibal; serta stadion di Sogam, Birpur, Panthan Thathri, Rehal Bishnah, Budgam, dan Bhalwal. Selain itu, terdapat fasilitas olahraga air di Manasbal, kompleks olahraga di Nilandrus, akademi kriket di beberapa kota, serta pusat untuk senam, panahan, menembak, taekwondo berkinerja tinggi, dan Centre of Cricket Excellence.

Sistem perencanaan berbasis data dan GIS

Salah satu arahan penting adalah pembuatan inventaris geospasial komprehensif pertama yang akan menandai setiap stadion, lapangan, aula indoor, asrama pemuda, akademi, kompleks, dan aset terkait—baik di bawah Direktorat maupun J&K Sports Council. Platform GIS terintegrasi ini akan mendukung perencanaan ilmiah, pemeliharaan, penilaian pemanfaatan, dan identifikasi daerah yang kekurangan fasilitas guna prioritisasi investasi berikutnya.

Pengawasan pelaksanaan dan target waktu

Dr Choudhary menekankan kepatuhan ketat pada jadwal dan kualitas. Semua pelaksana diperintahkan mempercepat penyusunan DPR, perizinan, proses tender, dan pelaksanaan sambil menjaga standar teknik, transparansi, dan disiplin keuangan. Instruksi lain termasuk penerapan pemantauan proyek digital, inspeksi lapangan berkala, serta mekanisme review berbasis hasil untuk memastikan penyelesaian tepat waktu setiap proyek yang disetujui.

Selain pembangunan fisik, upaya ini juga diarahkan untuk memperkuat pembinaan atlet melalui Khelo India Mission—meliputi pengadaan peralatan, penguatan pusat unggulan, akademi kriket, dan infrastruktur pendukung atlet—sehingga fasilitas fisik yang berkembang dapat membentuk ekosistem olahraga yang komprehensif di seluruh Union Territory.

Dr Choudhary menutup tinjauan dengan menyatakan bahwa investasi ini pada akhirnya merupakan investasi pada aspirasi pemuda Jammu & Kashmir. Visi departemen melampaui sekadar bangunan; tujuan jangka panjangnya adalah menciptakan ruang komunitas yang hidup, menemukan bakat di akar rumput, mempromosikan gaya hidup sehat, dan membuka peluang generasi muda untuk berkompetisi di panggung nasional maupun internasional.

About Post Author

nanda.permana

Nanda Permana fokus meliput kompetisi voli nasional dan dunia. Tulisannya mencakup Proliga, Volleyball Nations League, AVC Championship, serta perkembangan atlet voli berprestasi.
Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %