Haaland tak berdaya terlihat sepanjang laga ketika Norwegia harus mengakhiri kiprahnya di Piala Dunia 2026 pada babak perempatfinal. Pertandingan melawan Inggris di Boston Stadium berakhir 2-1 bagi Inggris setelah melalui extra time, Minggu (12/7/2026).

Di atas kertas Erling Haaland menjadi harapan utama serangan Norwegia, namun penyerang itu hanya tercatat melepaskan satu tembakan tepat sasaran sepanjang 120 menit pertandingan. Kegagalan memaksimalkan peluang menyerang menjadi faktor krusial bagi tim Nordik ini.
Perjalanan skor dan pembukaan Norwegia
Norwegia sempat mengagetkan publik awal pertandingan dan berhasil unggul lebih dulu berkat gol indah Andreas Schjelderup pada menit ke-36. Momen itu memberi harapan bahwa Norwegia bisa meneruskan performa kejutan mereka di turnamen ini, menempatkan mereka sementara di atas Inggris sebelum jeda.
Bellingham pahlawan Inggris
Namun Inggris merespons dengan cepat. Menjelang berakhirnya babak pertama, Jude Bellingham menyamakan skor pada menit 45+3, memanfaatkan kesempatan untuk membawa laga kembali seimbang. Gol keduanya di extra time kemudian memastikan kemenangan Inggris dan tiket semifinal, menutup peluang Norwegia untuk melaju lebih jauh.
Haaland tak berdaya di depan gawang
Kehadiran fokus_keyword di lini depan Norwegia sejatinya menjadi ancaman yang ditakuti oleh lawan, namun dalam pertandingan ini Haaland gagal menunjukkan efektivitasnya. Dengan hanya satu tembakan tepat sasaran, kontribusi gol yang diharapkan tidak datang, yang pada akhirnya membuat Norwegia kehilangan daya gedor pada momen-momen krusial.
Dinamik pertandingan dan momen kunci
Pertandingan berjalan ketat dan diselimuti ketegangan, terutama setelah gol penyeimbang Inggris. Kedua tim sama-sama memiliki peluang, tetapi detail kecil seperti penyelesaian akhir dan momen individual membuat perbedaan. Gol kedua Bellingham di extra time menjadi titik balik yang menentukan nasib pertandingan.
Kekalahan ini menandai akhir dari lari Norwegia di turnamen, yang sejauh ini mampu memberi kejutan dan menarik perhatian berkat permainan kolektif mereka. Sementara itu, Inggris melaju ke semifinal dan membawa modal kepercayaan diri setelah mampu membalikkan keadaan di laga penentu.
Meski demikian, hasil ini memperjelas karakter turnamen yang penuh dengan momen tak terduga, di mana pemain kunci bisa saja tertahan dan pemain lain muncul sebagai penentu. Untuk Norwegia, malam di Boston Stadium menjadi pelajaran pahit bahwa konsistensi penyelesaian akhir akan sangat menentukan bila ingin melangkah lebih jauh di panggung dunia.
Bagi Inggris, kemenangan ini membuka jalan ke babak semifinal dan menegaskan kemampuan tim untuk tampil tumpul sekaligus memanfaatkan peluang penting. Bellingham, sebagai pencetak dua gol, akan dikenang sebagai tokoh sentral yang membawa timnya melewati rintangan krusial ini.
Secara keseluruhan, laga ini akan diingat karena pergulatan taktik dan momen individu yang menentukan, sekaligus menegaskan bahwa sepak bola turnamen sering kali ditentukan oleh siapa yang mampu memanfaatkan peluang pada saat-saat krusial.
Baca juga berita lainnya:




























