David Alonso Berseloroh soal Syarat Naik MotoGP: Saya Tak Bisa Main Catur

syarat naik motogp - ilustrasi berita David Alonso Berseloroh soal Syarat Naik MotoGP: Saya Tak Bisa Main Catur
0 0
Read Time:2 Minute, 40 Second

David Alonso baru-baru ini menjadi sorotan bukan hanya karena kepastian langkahnya ke kelas MotoGP pada 2027, tetapi juga karena momen jenaka yang terekam saat berinteraksi dengan Francesco Bagnaia. Dalam pertemuan singkat itu, Bagnaia meminta Alonso memindahkan sebuah bidak catur—permintaan yang memicu komentar lucu dari pembalap muda Kolombia itu.

syarat naik motogp - ilustrasi berita David Alonso Berseloroh soal Syarat Naik MotoGP: Saya Tak Bisa Main Catur

Syarat naik MotoGP yang bikin tersenyum

Dalam percakapan singkat itu, saat Bagnaia berdiri di dekat papan catur dan menyarankan Alonso untuk memindahkan salah satu buahnya, reaksi Alonso spontan. Ia mengaku tidak tahu aturan permainan catur dan bercanda bahwa belajar bermain catur harus masuk ke daftar persiapan sebelum naik ke MotoGP. Ucapan polosnya mendapat tawa dari sekeliling, menunjukkan sisi ringan di balik ketegangan persiapan pembalap muda.

Momen yang menangkap sifat polos dan humor Alonso

Tidak ada maksud serius di balik candaan Alonso; ia menanggapi instruksi Bagnaia dengan senyum dan kejujuran. Kejadian itu sekadar menampilkan interaksi antar-pembalap di luar trek yang sering kali memperlihatkan sisi manusiawi mereka. Untuk Alonso, momen ini menambah warna pada proses adaptasinya menghadapi ekspektasi tinggi menjelang lompatan ke kategori puncak.

Jejak singkat karier sebelum MotoGP

Alonso, yang kini berusia 20 tahun, telah melalui lintasan yang cepat menuju perhatian dunia balap. Ia mencuri perhatian pada 2023 dengan performa menonjol di Moto3, lalu meledak pada 2024 ketika merebut gelar juara dunia Moto3. Pada musim juara tersebut ia mencatat 14 kemenangan—rekor dalam musim itu—dan memastikan gelar lebih cepat sebelum akhir kalender kejuaraan.

Kesuksesan di kelas Moto3 membuka jalan bagi Alonso ke Moto2, di mana ia menjalani periode adaptasi. Pada musim pertamanya di Moto2 bersama Aspar Team, ia menunjukkan kapasitas bersaing dengan meraih satu kemenangan dan total lima podium, meski juga mengalami empat kali gagal finis. Hasil akhir musim menempatkannya di posisi kesembilan klasemen sementara dengan 153 poin, sebuah pencapaian solid untuk pembalap yang tengah belajar di kelas menengah.

Perkembangan musim 2026 dan persiapan Silverstone

Pada musim keduanya di Moto2 (2026), Alonso terus menunjukkan kemajuan. Hingga jelang rangkaian balapan berikutnya ia sudah meraih satu kemenangan, mendapatkan pole position, dan bercokol di posisi keempat klasemen dengan 116 poin. Semua ini menjadi modal penting saat ia mempersiapkan diri menghadapi Grand Prix Inggris di Silverstone yang dijadwalkan berlangsung pada 7–9 Agustus.

Langkah ke MotoGP dan rekam jejak nasional

Kepastian naik ke MotoGP pada 2027 menempatkan Alonso sebagai salah satu talenta muda yang cepat naik tangga. Selain itu, kepindahannya juga memberi catatan penting bagi Indonesia regional—ia akan menjadi pembalap Kolombia kedua yang bersaing reguler di kelas utama setelah Yonny Hernández, yang berlaga di rentang 2012 hingga 2018.

Saat bergabung di MotoGP, Alonso dipastikan akan berbagi proyek dengan Fabio Quartararo, juara dunia 2021. Informasi ini menambah dimensi pada ekspektasi terhadap adaptasi Alonso di paddock kelas atas, baik dari sisi persaingan di lintasan maupun proses belajar di lingkungan tim.

Meski bercanda soal “syarat naik MotoGP” berupa kemampuan bermain catur, fakta di lapangan menunjukkan Alonso memiliki modal kompetitif melalui riwayat kemenangan, podium, dan gelar juara dunia Moto3. Kini fokusnya kembali ke sisa musim Moto2 2026 dan persiapan menyongsong tantangan baru di MotoGP pada 2027.

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %